Blog / Tips

Hai Milenial! Hindari 6 Hal ini Agar sukses di Dunia Kerja

Buddies

Apr 17, 2018

Bekerja dan menjalani karir bisa jadi pilihan yang penting untuk jalan hidup seseorang. Sebab itu, penting banget untuk memilih dan menyusun strategi supaya kamu bisa bekerja maksimal dan mencintai pekerjaan kamu.

Generasi milenial, generasi yang terlahir mulai tahun 1981 hingga tahun 1997, adalah orang-orang dengan usia produktif sekaligus konsumen yang mendominasi pasar saat ini. Yes, itu kamu, guys!

Nah, generasi milenial ini dikenal adaptif dengan tren dan gadget terbaru. Dikutip Kumparan, generasi milenial juga dikenal lebih senang memakai uangnya untuk dapetin pengalaman baru ketimbang menabung.

Sebagian besar generasi ini sudah mulai memasuki dunia kerja, bersaing dengan banyak orang untuk mencapai sukses, serta menghadapi permasalahan dunia kerja yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Permasalahan pandangan antara generasi milenial dan generasi X di dunia kerja, kerap jadi masalah yang mengemuka, saat bicara tentang karir milenial.

Ingin tahu apa saja kesalahan milenial dalam berkarir dan gimana mengatasinya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

  • Terlalu fokus mengejar gelar

Memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan memang penting, tapi ini nggak akan menjamin pekerjaan akan mudah didapat. Karena untuk mendapatkan pekerjaan diawali dengan mendapatkan panggilan tes atau wawancara kerja. Artinya, pihak HRD perusahaan harus terlebih dahulu tertarik pada CV kamu. Sayangnya, HRD biasanya kurang tertarik pada CV yang berisi nol pengalaman kerja, meski gelar pendidikan calon pekerja di atas rata-rata, master degree misalnya.

Kondisi ini yang harus dihindari kamu yang baru saja lulus sarjana, jangan menunda terjun ke dunia kerja dengan alasan ingin melanjutkan pendidikan. Ada baiknya mencoba bekerja dulu selama 1-2 tahun, baru kemudian kembali kuliah atau kuliah sambil bekerja.

  • Sekadar ikut tren

Generasi milenial dan media sosial sudah layaknya pasangan yang nggak terpisahkan. Media sosial juga yang mengajarkan apa saja yang sedang #trending. Ini yang kemudian menjadi patokan kamu saat membuat banyak keputusan, termasuk saat memilih jenis karir/pekerjaan yang ingin digeluti.

Profesi di bidang IT, digital marketing, dan social media influencer adalah beberapa jenis profesi yang paling banyak diminati para fresh graduate saat ini. Tapi… apa saja yang dilakukan atau dipilih karena sekadar ikut tren nggak akan memberi hasil yang baik. Bisa jadi karir nggak berkembang atau kamu nggak dengan kehidupan bekerja, malas-malasan berangkat ke kantor atau bekerja setengah hati.

  • Kurang menyelami minat pribadi

Seperti disebutkan sebelumnya, memilih profesi semata-mata ikutan tren tanpa mengenal minat dan kemampuan diri sendiri bisa berdampak negatif. Mengenal minat, nilai dan bakat kamu jadi hal penting dalam memilih karir.

Coba identifikasi hal ini dengan menanyakan pada diri kamu sendiri tentang jenis tugas yang paling kamu sukai. Jangan lupa identifikasi kekuatan dan minat sedetail mungkin. Coba deh introspeksi diri untuk memahami kelebihan dan kekurangan diri sendiri yang kira-kira akan berpengaruh pada sikap saat kamu bekerja nanti.

  • Terlalu banyak bicara, kurang mendengarkan

Paparan informasi dari internet mendorong kita untuk berbicara dan menyebarkan, seringnya tanpa dicek dulu kebenaran info tersebut. Sikap ini biasanya terlihat juga saat bekerja, seperti nggak mau mendengarkan pendapat orang lain dalam meeting atau saat dikritik. Wah, semoga kamu nggak gitu, ya.

  • Terlalu idealis, kurang realistis

Fresh graduate biasanya masih sangat idealis, ingin pekerjaan seperti ini dengan gaji sekian. Begitu juga dalam bernegosiasi, lebih sering kaku bahkan terkesan ingin selalu benar. Sikap ini sebaiknya diubah karena bisa berpengaruh terhadap jenjang karir kamu. Dalam bekerja dan berhubungan dengan orang lain, sikap fleksibel dan bisa berkompromi sangat diperlukan. Asal nggak bertentangan dengan hukum dan norma masyarakat, kenapa nggak dicoba?

Berbekal pendidikan, pengalaman kerja dan mengenal kekuatan diri sendiri, kamu bisa membuat perencanaan karir yang matang. Serta mencapai target karir yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Saatnya jalani mimpi untuk mencapai sukses di dunia kerja!

Explore more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *