Blog / Tips

Ini 7 Rahasia Sukses Mengembangkan Bisnis Startup

Buddies

May 18, 2018

Beberapa tahun belakangan ini, perusahaan rintisan berbasis internet atau biasa disebut startup semakin menjamur di Indonesia. Maraknya startup lokal ini rupanya membuat generasi milenial tergoda untuk membangun usaha serupa sehingga muncullah tren membangun startup. Apalagi ketika melihat kesuksesan dari startup unicorn lokal, seperti Tokopedia, Traveloka, Go-Jek, dan Bukalapak. Dari data yang tercantum di situs startupranking.com, Indonesia memiliki 1764 startup dan berada di peringkat 4 dalam daftar negara dengan startup terbanyak.

Tapi ternyata, membangun startup tak semudah kelihatannya. Menurut East Venture, venture capital(lembaga keuangan yang memberikan pendanaan kepada berbagai startup) lokal, jumlah startup di Indonesia menurun sebanyak 23% selama kuartal kedua 2017 dibanding periode yang sama di 2016. Tapi tenang, startup yang sedang kamu kembangkan bisa berjalan lancar kok, asalkan, kamu bisa menjalani 7 langkah berikut, dengan baik:

#1 Mulai Dengan Perencanaan Yang Kuat

Menurut Shinichi Takamiya, entrepreneur sukses asal Jepang, ketika menemukan ide untuk mendirikan startup, seorang entrepreneur harus merumuskan model atau rencana bisnis yang akan dikembangkannya itu. Rencana bisnis ini harus mencakup rencana jangka pendek dan panjang. Rencana jangka pendek biasanya berisi rincian mengenai apa yang akan kamu lakukan dan bagaimana kamu akan melakukannya.

Sementara, rencana jangka panjang bisa lebih fleksibel, tapi kamu tetap harus berusaha mewujudkannya sebisa mungkin. Sebelum membuat rencana yang kuat, pastikan juga kamu sudah membuat visi dan misi bisnismu dengan jelas, ya. Hal ini akan dapat memudahkan kamu dalam membuat rencana bisnis yang kuat.

#2 Pekerjakan Orang yang Tepat

Li Xiaodong, pemilik startup terkemuka Sea Ltd. yang dirintis sejak Mei 2009, mengatakan kunci sukses dalam membesarkan usahanya adalah para karyawannya. Nah, untuk mendapatkan sumber daya manusia yang tepat, kamu bisa memulainya dengan mempekerjakan orang yang mampu mempelajari suatu tugas dengan cepat dan memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah. Dengan begini, tim intimu akan tetap kuat menghadapi perubahan tren serta pasar. Pastikan juga kamu membangun lingkungan kerja di mana setiap orang dapat berpartisipasi. Sehingga kamu dapat membentuk budaya perusahaan yang positif.

#3 Berikan Pelayanan Terbaik

Menurut CEO and founder startup Kitabisa.com, Muhammad Alfatih Timur, penyebab tumbangnya beberapa startup di Indonesia sebelum mencapai kesuksesan adalah karena mereka nggak bisa memberikan pelayanan yang terbaik pada customer. Padahal, pelayanan terbaik kepada pelanggan adalah cara untuk menjaga stabilitas bisnis. Terutama bisnis pemula yang masih membutuhkan banyak adaptasi serta usaha ekstra untuk menarik banyak konsumen dan membuatnya menjadi pelanggan setia.

#4 Bagikan Saham Pada Tim

Rahasia kesuksesan dari CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, adalah dengan bermurah hati membagikan saham pada teman satu timnya. Menurutnya, dengan begini, semua orang dalam tim inti akan bekerja bukan sebagai pegawai, tetapi sebagai pemilik yang ingin mengembangkan dan menjaga keberlangsungan dan kemajuan perusahaan.

#5 Plan, Do, Check, dan Action

Dalam proses mengembangkan perusahaan, Shinichi berpesan, jangan lupa untuk selalu memegang pedoman PDCA (Plan, Do, Check, dan Action). Merencanakan, mengerjakan, mengevaluasi, dan terus bergerak akan membantu perusahaan bertahan dalam waktu yang lama.

#6 Cari Tahu Tren Terbaru

Untuk menjadi sukses, kamu perlu terus ‘berputar’ dan mengikuti tren terbaru. Banyak perusahaan yang gagal karena nggak bisa mengikuti perkembangan yang terjadi di sekitar mereka, terutama di bidang mereka. Nah, karena itu, penting untuk terus mencari tahu tren utama dalam industri bisnis kamu dan mempelajari pesaing kamu. Tenang saja, kamu nggak harus selalu bereaksi terhadap suatu perubahan, kok. Tapi, ketika kamu menemukan perubahan yang tepat untuk usahamu, sebaiknya kamu mempelajarinya dan coba menerapkannya pada startup kamu, ya. Hal ini juga dapat membantu kamu untuk terus berinovasi dan menciptakan hal baru di bisnismu sehingga akan bisa terus berkembang.

#7 Pantang Menyerah

M. Andy Zaky dari Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Informasi Indonesia, mengatakan, sebuah perusahaan startup organik butuh waktu sekitar 2 tahun untuk bisa menutupi seluruh biaya. Namun jika ingin bisa balik modal, tentu perlu waktu lebih lama dari itu. Dengan catatan, tren pertumbuhan bisnismu berjalan baik. Jika belum balik modal juga dalam jangka 2 tahun, tetap sabar dan terus mencari solusi untuk kendala yang kamu alami.

Nah, setelah tahu kunci suksesnya, coba terapkan ke startup kamu, yuk! Jangan lupa untuk tetap semangat dan pantang menyerah, ya.

Explore more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *