Blog / Tips

Mau Bisnis Bareng Sahabat? Cari Tahu 7 Caranya Di Sini!

Buddies

Apr 6, 2018

Berbisnis bareng sahabat terdengar seperti ide yang bagus, ya. Apalagi, kamu dan sobat sudah kenal kepribadian masing-masing dan sudah sering menghabiskan waktu bersama. Di dalam benak kita akan terbayang betapa menyenangkannya bekerja bersama sahabat. Bisa lebih santai, sambil ngobrol, dan senang-senang. Tapi, sebenarnya membuka usaha bareng sahabat nggak selalu berjalan menyenangkan, lho. Agar bisnis baru kamu sukses dan persahabatan tetap langgeng, simak lima hal penting berikut yang perlu dipersiapkan sebelum memulai usaha bareng sahabat.

#1 Wajib Buat Surat Perjanjian

Mungkin karena kamu dan sahabat sudah saling percaya, kamu atau sobatmu merasa nggak perlu menyusun perjanjian kerja sama sebelum memulai usaha. Padahal perjanjian ‘hitam di atas putih’ ini sangat penting untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam pembagian keuntungan, tanggung jawab, hak, serta aturan-aturan penting lainnya. Itulah mengapa surat perjanjian kerja sama sangat perlu dibuat sebelum memulai suatu usaha. Kamu nggak mau, kan, bisnis kalian gagal, lalu berujung pada sengketa, bahkan memutuskan tali persahabatan? Makanya, buat surat perjanjian kerja sama dulu sebelum memulai usaha, ya.

#2 Tentukan Pembagian Tugas

Menurut William Litvack, CEO dan pendiri dari SquadUP Inc. (sebuah program/aplikasi ponsel untuk merencanakan acara atau pesta, yang terkenal di Amerika Serikat), pembagian tugas sangat perlu dilakukan sebelum usaha tersebut dimulai. Dengan melakukan hal ini, kita akan mengetahui kekuatan dan kelemahan seluruh anggota tim, termasuk kamu sendiri sehingga akan memudahkan kita dalam mendefinisikan tanggung jawab masing-masing orang. Kalau tiap anggota tim sudah mengetahui tugasnya masing-masing, maka mereka akan dapat fokus pada tugasnya sendiri dan nggak ikut campur pada hal lain yang nggak mereka kuasai.

#3 Samakan Visi dan Misi

Bahasa gampangnya, visi berarti harapan dan misi adalah tujuan. Nah, sebelum usaha mulai dijalankan, pastikan dulu kamu dan sahabat memiliki harapan serta tujuan yang sama. Soalnya, perbedaan visi dan misi pada tim pendiri usaha bisa memunculkan masalah dalam pengembangan bisnis kelak. Sebelum memulai usaha, bicarakan dulu apa harapanmu dan sahabatmu dalam memulai bisnis ini? Apakah untuk investasi atau buat mencukupi kebutuhan kamu dan keluarga? Jangan sampai, kebutuhan keluarga jadi nggak terpenuhi lantaran bisnismu dan sahabat tak berjalan baik.

#4 Menjaga Komunikasi

Karena kamu bekerja bareng sahabat yang sudah lama saling mengenal, enggak berarti sohibmu bisa membaca pikiran kamu, lho. Begitu juga sebaliknya. Pastikan kamu dan sahabat selalu saling memberi informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis kalian agar tak terjadi salah paham. Seiring waktu, kamu akan belajar bahwa setiap detail kecil nggak harus selalu dikomunikasikan dengan tim usaha kamu. Tapi saat kamu baru memulai usaha, penting sekali untuk selalu berkomunikasi dengan rekan bisnismu.

#5 Minta Pendapat Pakar

Biasanya kita mempunyai banyak kesamaan dengan sahabat. Persamaan latar belakang, kepribadian, minat dan pengalaman hidup. Itu semua bisa menjadi pondasi yang kuat untuk sebuah hubungan persahabatan, namun dalam dunia bisnis justru dapat memunculkan masalah. Karena banyak kesamaan, ada hal-hal lain dalam berbisnis yang kamu dan sahabatmu mungkin nggak paham. Nah, ini pertanda kamu dan sahabat butuh bantuan pakar bisnis di bidangnya masing-masing. Misalnya, kalian kurang paham soal strategi marketing, maka berkonsultasilah pada ahli marketing. Dengan mempekerjakan orang baru yang ahli di bidangnya, akan dapat memberikan sudut pandang yang baru pula pada kamu dan sahabat. Hmm, jadi makin pintar berbisnis, deh.

#6 Sesekali Berhenti Bicarakan Bisnis

Ketika usahamu dan sahabat sudah berjalan, wajar saja kalau kalian fokus pada bisnis dan mengesampingkan urusan lainnya. Tapi, jangan lupa kalau hubungan persahabatan kalian juga perlu dijaga. Kedengarannya sederhana, tapi kadang saat berbisnis bareng sahabat kita lupa menyisihkan waktu hanya untuk bersenang-senang saja dengan sahabat, tanpa membicarakan soal bisnis. Coba, deh, selipkan jadwal nonton bioskop bareng atau nongkrong di kedai kopi favorit hanya untuk ngobrolin kehidupan pribadi kalian.

#7 Hubungan Persahabatan Adalah Yang Utama

Bila bisnis lagi nggak lancar, lalu muncul konflik atau masalah, kamu dan sahabat harus meyakini bahwa hubungan persahabatan di atas segalanya. Yakini pula bahwa keputusan yang baik buat semua tim adalah hal terpenting. Redam ego kita, dinginkan kepala, saling berintrospeksi, bicarakan baik-baik seperti layaknya bicara dengan sahabat, lalu ambillah keputusan yang terbaik untuk semua. Banyak pakar bisnis yang mengatakan bahwa menjalankan bisnis sama seperti menjalani pernikahan, ada kalanya kita memberi, ada pula saatnya kita menerima. Pastikan hal itu selalu ada dalam usaha kita. Semoga usahamu dan sahabat bisa selalu berjalan lancar, ya!

Sebagai entrepreneur yang kesehariannya sangat aktif, penting banget melindungi kesehatan diri agar bisa tetap produktif. Tenang, ada MyHealth Buddies yang asuransi yang ada di Buddies akan selalu setia melindungi dan memenuhi kebutuhan kamu, seperti seorang sahabat. Mulai dari memberikan santunan rawat inap hingga Rp300.000 per hari ketika kamu dirawat inap di rumah sakit, penggantian biaya rawat jalan darurat, hingga uang pertanggungan yang lebih optimal. Juga ada opsi untuk memilih fitur 100% premi kembali dan perlindungan terhadap penyakit kritis sebagai asuransi tambahan.

Serunya lagi, sambil berasuransi, kamu bisa pakai Buddies Points untuk menyenangkan teman-temanmu. Tunggu apalagi? Buruan, daftar Buddies dan ajak sahabatmu juga ya!

Explore more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *